Bandar bola tangkas - Arsitek Racing Genk, Mario Been, amat senang menyambut hasil imbang 1-1 saat menjamu klub top Liga Primer Inggris, Chelsea, pada laga keempat Grup E Liga Champions, Rabu (2/11) dinihari WIB.
The Pensioners unggul terlebih dahulu melalui Ramires di menit ke 26 setelah bertukar umpan dengan Fernando Torres. Lima menit sebelum istirahat, laskar asuhan Andre Villas-Boas mendapat hadiah penalti setelah gelandang Genk, Thomas Buffel, melakukan handball di kotak rawan.Tetapi, eksekusi David Luiz dari titik putih sanggup digagalkan oleh kiper Lazslo Koteles. Kubu tamu pantas menyesali kegagalan penalti tersebut karena di paruh kedua Genk dapat menyamakan skor lewat sumbangan gol Jelle Vossen (61).
Sebelum laga ini kami akan bersedia menandatangani kontrak demi satu poin melawan Chelsea. Buat kami sebagai tim Genk ini adalah hasil luar biasa, kata Been. Kami melakoni start mengagumkan dalam laga ini, tetapi setelah ketinggalan 1-0 kami mulai sedikit mengkah telalu mundur. Tetapi kami tetap percaya dan beruntung Konteles menyelamatkan penalti tersebut. Ada beberapa fase tertentu dalam pertandingan ini di mana kami bermain luar biasa.
Di babak kedua kami lebih sering beroperasi di wilayah Chelsea ketimbang mereka di daerah kami, dan kami lebih sabar, dan gol penyama kedudukan itu hebat. Jelang akhir pertandingan kami memiliki malaikat kecil di atas mistar untuk mengawal gawang kami karena waktu itu tetap saja dapat kalah, kata sang pelatih.

No comments:
Post a Comment